Caleg Sengaja Langgar PKPU

KOTA SEMARANG – Panwaslu Kota Semarang menuding caleg sengaja melanggar Peraturan KPU No 15 Tahun 2013, dalam memasang atribut kampanye. Bahkan para caleg terkesan menyepelekan aturan tersebut, karena hingga awal tahun ini panwas menemukan sekitar 6 ribu alat peraga kampanye (APK) yang melanggar.
Ketua Panwaslu Kota Semarang Sri Wahyu Ananingsih menyatakan, maraknya pelanggaran APK karena penegakan aturan dinilai lemah. Hal ini dikarenakan panwaslu tidak menjadi eksekutor dalam penindakan pelanggaran APK.
Ia menyatakan, para caleg semakin berani melanggar aturan pemasangan APK. Terlebih sejak diberlakukannya PKPU, penindakan terhadap pelanggaran APK tidak tegas.

Lanjutkan membaca

PNS Terlibat Kampanye Diancam Penjara

REMBANG – Panwaslu Rembang mengimbau kepada seluruh PNS di Kora Garam agar tak terlibat kampanye pada pemilu tahun ini. Sebab sesuai UU Nomor 8 Tahun 2012, PNS dilarang terlibat dalam politik praktis.
Jika terbukti melanggar, maka seorang PNS bisa dikenakan sanksi ancaman hukuman penjara dan denda.
”Kami berharap kepada PNS agar tidak terlibat dalam kampanye caleg maupun calon anggota DPD. Hadir secara pasif saja dilarang, apalagi sampai aktif menjadi tim kampanye. Tidak hanya PNS, aparat TNI-Polri juga kami harapkan tetap menjaga netralitasnya,” ujar Ketua Panwaslu Rembang Muchlis Ridlo, kemarin.

Lanjutkan membaca

Parpol Berlomba Bantu Korban Bencan

KUDUS – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Kudus, mengundang simpati berbagai pihak. Termasuk partai politik dan caleg peserta Pemilu 2014.
Mereka berlomba-lomba memberikan bantuan, dengan tujuan menarik simpati calon pemilih. Salah satu parpol yang membantu korban bencana banjir di Kudus, yakni PDI Perjuangan. Partai itu menyediakan posko pengungsian di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus.
Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kudus Ahmad Yusuf Roni mengatakan, posko tersebut sudah dipersiapkan sebelum banjir maupun tanah longsor meluas. ”Posko itu memanfaatkan kantor DPC PDI Perjuangan yang ada di Desa Megawon,” katanya dikutip Antara, Jumat (31/1).
Selama berada di tempat pengungsian, katanya, kebutuhan dasar para pengungsi dipenuhi. Di antaranya makan dan minum serta pemeriksaan kesehatan setiap hari.

Lanjutkan membaca

Gita Wirjawan Mundur dari Kabinet

JAKARTA – Gita Wirjawan mundur dari jabatan Menteri Perdagangan pada Kabinet Indonesia Bersatu II, Jumat (31/1). Keputusan mundur itu diambil dengan alasan untuk konsentrasi dalam mengikuti konvensi capres dari Partai Demokrat.
”Saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Menteri Perdagangan. Saya sudah merasa selayaknya jika saya harus mencurahkan seluruh energi dan waktu untuk mensukseskan seluruh upaya untuk mengikuti konvensi,” kata Gita dalam keterangan pers yang dikutip Antara, kemarin.
Menurut Gita, ia menyadari besarnya konflik kepentingan jika dia tetap menjadi menteri perdagangan dan terlibat dalam proses politik.
Namun mundurnya Gita tersebut dianggap sebagai sebuah politik pencitraan. Bahkan beberapa pihak menilai keputusan tersebut sebagai politik cuci tangan. Direktur Eksekutif LSM Indonesia for Global Justice (IGJ) M Riza Damanik menilai, keputusan Gita mengundurkan diri lebih karena pertimbangan elektoral menjelang pemilu, bukan karena pertimbangan etik.

Lanjutkan membaca

Relokasi Warga Tunggu Usulan Pemkab

KUDUS – Bencana tanah longsor yang setiap tahunnya selalu terjadi di kawasan atas Kabupaten Kudus, mendapat perhatian serius dari Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono. Usulan relokasi dikembalikan ke pemerintah daerah setempat.
Agung Laksono mengatakan bahwa dari pemaparan mengenai kejadian tanah longsor di Kudus yang menelan korban jiwa cukup banyak tersebut, tepatnya 13 orang, memang membuat prihatin semua pihak.
”Memang daerah-daerah seperti itu, merupakan daerah rawan. Karena daerahnya harusnya ditanami pepohonan, malah ditanami rumah-rumah. Jadi, mengkhawatirkan kondisinya,” terangnya saat kunjungan kerja di Kudus belum lama ini.
Bencana tanah longsor di Kabupaten Kudus menimpa kawasan Dukuh  Kambangan, Desa Kambangan, dan Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog. Di Desa Kambangan, sebanyak 12 orang tertimbun longsor dan ratusan warga lainnya terpaksa mengungsi.
Sementara di Desa Rahtawu, meski tidak ada korban jiwa, namun ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Jembatan yang menghubungkan antara Dukuh Wetan Kali dengan pusat desa, juga terputus. Termasuk jalur utama menuju Dukuh Semliro, putus akibat jalannya ambrol dan tidak lagi bisa dilalui.

Lanjutkan membaca

Anggaran Membengkak, PSIS Maksimalkan Peran Suporter

KOTA SEMARANG – Manajemen PSIS mulai menggenjot sisi bisnis demi menutup pembengkakan anggaran, sebagai imbas mundurnya jadwal kompetisi yang molor tiga bulan dari perkiraan awal. Suporter masih menjadi bidikan utama di luar sponsor resmi. Fanatisme pendukung tim berjuluk Mahesa Jenar itu, yang akan coba dimaksimalkan Yoyok Sukawi cs, selaku pengelola klub juara Perserikatan 1987 tersebut.
”Perkiraan kami, kompetisi akan dimulai pada Februari 2014. Namun akhirnya mundur sampai April 2014. Sebagai klub profesional yang berbentuk perseroan terbatas (PT), sebenarnya kami tidak ada masalah. Tinggal bagaimana kami bisa memaksimalkan pemasukan, sebagai ganti biaya yang sudah dikeluarkan klub selama pramusim,” kata Yoyok Sukawi, Direktur PT Mahesa Jenar Semarang.
Berdasarkan kalkulasi sementara, Yoyok memprediksi akan terjadi pembengkakan sebesar Rp 1 miliar lebih, hingga akhir kompetisi. Angka tersebut bersumber dari pengeluaran tiap bulan yang mencapai Rp 350 juta.

Lanjutkan membaca

Bus Persiku Dilempari Batu

JEPARA – Nahas bagi tim Persiku. Usai menelan kekalahan 0-3 atas Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini, Rabu (29/1), bus yang mengantarkan mereka dilempari batu oleh orang tak dikenal. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 22.10 WIB itu, terjadi di Jalan Raya Jepara-Kudus, tepatnya di Kecamatan Pecangaan Jepara.
Beruntung bus rombongan Persiku langsung berlindung di Mapolsek Pecangaan. Sehingga perjalanan mereka menuju Kudus, selanjutnya mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP I Gede Yoga Sanjaya mengatakan, meski telah terjadi indikasi pelanggaran hukum dalam kasus itu, namun pihaknya tidak akan memproses secara hukum peristiwa tersebut.
Apalagi, Kamis (30/1) siang, persoalan tersebut sudah dibicarakan secara damai oleh manajemen Persijap maupun Persiku. Bahkan manajemen Persijap juga mau mengeluarkan biaya sekitar Rp 2 juta untuk mengganti kerusakan di sejumlah bagian bus yang dilempar tersebut.
”Sudah ada perdamaian antara kedua belah pihak. Lagipula kita khawatir kalau tetap diproses, maka justru malah akan memicu terjadinya dendam antara suporter Persiku dan Persijap,” kata Yoga, kemarin.

Lanjutkan membaca

Thunder Permalukan Heat di Kandang

MIAMI – Kevin Durant mengemas 33 poin dan Serge Ibaka menambahkan 22 poin untuk memimpin Oklahoma City Thunder mempermalukan juara bertahan NBA sekaligus tuan Miami Heat dengan skor 112-95 kemarin.
Tak hanya menciptakan selisih poin kemenangan yang begitu besar dari sang juara bertahan, Thunder juga sempat memimpin sampai selisih 25 poin disamping sukses mengonversi 16 dari 27 lemparan tiga angkanya. Sedangkan Miami hanya sukses pada 3 dari 19 lemparan tiga angkanya.
Durant kini memiliki catatan sedikitnya mencetak 30 poin dalam setiap laga pada 12 pertandingan berturut-turut. Dia pun hampir mendekati rekor Tracy McGrady yang melakukannya dalam 14 laga berturut-turut pada musim 2002-03.

Lanjutkan membaca

Daud Yordan Mulai Jalani Latihan

SEMARANG – Juara dunia kelas ringan (61,2 kilogram) IBO Daud Yordan mulai menjalani latihan setelah pertarungan perebutan gelar melawan petinju Afrika Selatan Shipo Taliwe di Australia beberapa waktu lalu.
Petinju dengan rekor bertarung 32 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah tersebut mengatakan sampai kini latihannya masih bersifat umum untuk menjaga kondisi tubuh.
”Nanti kalau sudah mendekati pertarungan baru latihan mengarah kepada teknik khusus untuk menghadapi calon lawan,” kata petinju kelahiran 10 Juni 1987 tersebut kepada Antara.
Daud Yordan berhasil mempertahankan gelar di kelas ringan setelah menang dengan susah payah atas petinju Afrika Selatan Shipo Taliwe di Australia, 6 Desember 2013 lalu.

Lanjutkan membaca

Barcelona 5-1 Levante : Taji Sang Juara Bertahan

BARCELONA – Mantan juara Copa Del Rey, Barcelona memastikan tempatnya di babak Empat Besar Piala Raja setelah mencukur Levante 5-1 di Camp Nou. Dengan hasil tersebut, El Barca lolos dengan agregat 9-2 setelah pada pertandingan leg pertama perempatfinal turnamen ini memetik skor 4-1.
Gol bunuh diri Sergi Roberto memberi tim tamu harapan untuk bangkit setelah kalah telak pada leg pertama. Namun harapan itu musnah, ketertinggalan itu justru membuat El Barca mengamuk dengan membrondong gawang Levante. Pesta gol pun tak terhindarkan hingga skor 5-1 untuk tuan rumah.
Sejak awal pertandingan, El Barca turun dengan mayoritas pemain cadangan. Sang bintang Leonel Messi pun dicadangkan sejak babak pertama. Hanya, mereka tetap mendominasi penguasan bola seperti biasanya.
Mereka bahkan nyaris memecahkan kebuntuan di menit kedelapan lewat tembakan Cristian Tello, tapi kiper Javi Jimenez melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkannya.
Kegagalan itu layak diratapi karena hanya sesaat kemudian justru Levante berhasil mencuri keunggulan melalui gol bunuh diri Sergi Roberto yang tak sengaja membelokkan tandukan Loukas Vyntra.

Lanjutkan membaca

Aston Vila 4-3 West Brom : Kejutan 10 Menit Pertama

BIRMINGHAM – Aston Villa berbalik unggul dari sempat tertinggal 0-2 untuk mengalahkan tamunya West Bromwich Albion 4-3 pada derby West Midlands dini hari WIB di Villa Park. Tuan rumah sempat dikejutkan oleh ketertinggalan 0-2 dalam sembilan menit pertama pertandingan berkat gol cemerlang Chris Brunt dan satu gol bunuh diri Fabian Delph. 
Namun tak berapa lama kemudian Villa menyamakan kedudukan lewat dua gol dari Andreas Weimann dan Leandro Bacuna. Menjelang akhir babak pertama Fabian Delph membalikkan keadaan menjadi 3-2 untuk Villa pada menit 37, namun segera disamakan Youssouf Mulumbu menjadi 3-3 pada menit 43.
Pada menit 64 babak kedua, Christian Benteke menciptakan gol dari titik penalti setelah dia dijatuhkan di kotak penalti.  Gol ini menjadi penentu kemenangan Villa.

Lanjutkan membaca

Laskar Wong Kito Lepas Diogo

PALEMBANG – Diogo Santos akhirnya dipecat oleh Sriwijaya FC (SFC). Hal ini setelah melihat tindakan indisipliner yang dibuat pemain asal Timor Leste tersebut sudah masuk skala berat.
”Kami sudah diskusi dengan Robert Heri (manajer) dan Hendri Zainuddin (direktur teknik). Kami harus ambil keputusan cepat, karena Diogo telah melanggar disiplin klub dengan skala berat,” kata Muchendi Mahzareki, asisten Manajer SFC didampingi pelatih kepala SFC Subangkit di halaman resmi Liga Indonesia.
Muchendi menegaskan, pihak manajemen juga sudah meminta bantuan dari agen Diogo (Ratna Mustika) agar bisa mengetahui permasalahan tentang Diogo. Tapi tak ada jawaban. Sehingga, sanksi tersebut adalah sanksi pemecatan.
Manajemen sendiri, lanjutnya, telah menunjukkan itikad baik kepada Diogo untuk berbicara dengan manajemen setelah dilayangkannya surat peringatan tersebut. Sayangnya, hingga saat ini, manajemen tidak mendapatkan informasi, di mana keberadaan dirinya.
Bahkan, manajemen juga telah menghubungi sang agen, Ratna Mustika sebagai jembatan manajemen kepada Diogo, sekaligus berdiskusi untuk mengetahui permasalahan yang dialami Diogo.

Lanjutkan membaca

14.000 Pengungsi Masih Bertahan

KUDUS – Sebanyak 14.401 pengungsi bencana di Kabupaten Kudus, masih bertahan di lokasi pengungsian hingga kemarin. Baik pengungsi akibat bencana banjir, ataupun tanah longsor.
Mereka tersebar di 53 titik pengungsian yang ada di Kabupaten Kudus ini. Kondisi mereka sejauh ini masih baik-baik saja, dalam arti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berupaya memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan pengungsi.
Di Kecamatan Kota misalnya, terdapat 5 titik pengungsian dengan jumlah pengungsi 1.299 orang. Kemudian di Kecamatan Jati terdapat 9 titik dengan 3.451 orang, Kecamatan Mejobo 4 titik dengan 1.365 orang, Kecamatan Undaan 11 titik dengan 1.241 orang, Kecamatan Kaliwungu 3 titik dengan 781 orang, Kecamatan Jekulo 10 titik dengan 1.557 orang, Kecamatan Gebog, 7 titik dengan 4.320 orang, dan Kecamatan Dawe 7 titik dengan 387 orang.
Bertahannya pengungsi tersebut, dikarenakan situasi kediaman mereka yang belum memungkinkan untuk kembali ditinggali. Ketinggian air di perumahan warga itu, masih sekitar satu meteran.

Lanjutkan membaca

Instalasi Biogas Solusi Masalah Harga Elpiji

Oleh: Lulus Novita
Mahasiswi Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Beberapa waktu lalu, media massa digemparkan oleh naiknya harga gas elpiji nonsubsidi kemasan 12 kilogram oleh pemerintah. Bagaimana tidak, setelah tahun 2013 lalu masyarakat menerima kenyataan pahit dalam kenaikan bahan bakar minyak (BBM).
Kini diawal tahun 2014 harus mengalami hal serupa untuk mau tidak mau menerima kenyataan kenaikan harga gas yang menjulang tinggi berdampak sangat memberatkan masyarakat. Meski pemerintah telah menurunkan harga kembali, namun “hantu” kenaikan harga tetap dirasakan masyarakat kecil.
Saat BBM naik pemerintah tentu mempunyai strategi untuk memberikan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM), agar masyarakat tidak terbebani dengan melonjaknya harga kebutuhan pokok. Namun sayang, usaha pemerintah untuk memberikan bantuan hanya sebagai awal untuk menutupi kesalahan yang dibuat pemerintah.

Lanjutkan membaca

Fitnah Akhir Zaman

 

Akan datang suatu masa di mana bangsa mengeroyok kalian, seperti orang rakus merebutkan makanan di atas meja, ditanyakan (kepada Rasulullah saw) apakah karena di saat itu jumlah kita sedikit? Jawab Rasulullah saw, tidak bahkan kamu saat itu mayoritas tetapi kamu seperti buih di atas permukaan air banjir. Hanya mengikuti kemana air banjir mengalir (artinya kamu hanya ikut-ikutan pendapat kebanyakan orang seakan-akan kamu tidak punya pedoman hidup) sungguh Allah telah mencabut rasa takut dari dada musuh-musuh kamu, dan mencampakkan di dalam hatimu ‘al-wahn’ ditanyakan (kepada Rasulullah) apakah al-wahn itu ya Rasulullah? Jawabnya: wahn adalah cinta dunia dan benci mati.

 

Kaum Muslimin Rahimakumullah

 

Marilah kita tingkatkan taqwa kita kepada Allah swt, dengan melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Karena dengan taqwa, insyaallah kita mendapatkan kebahgiaan di dunia dan di akhirat (allahumma amin).

 

Kaum muslimin Rahimakumullah

 

Salah satu mu’jizat Rasulullah saw Nabiyyur Rahmah (seorang nabi yang paling sayang kepada umatnya) adalah sabda beliau yang menjelaskan kondisi umat di masa yang akan datang, sabda tadi diriwayatkan oleh sahabat Hudzaifah Ibn Yaman ra. Di mana beliau berkata:

 

Orang-orang bertanya kepada Rasulullah saw tentang ‘kebaikan’ (Islam) sedang aku (Hudzifah) bertanya tentang ‘kejelekan’ karena aku khawatir kejelekan itu menimpa pada diriku.

 

Aku bertanya (Hudzifah) “wahai Rasulullah kita dahulu pernah hidup di zaman jahiliyah yang penuh keburukan, kemudian ember lillah- Allah menggantikannya dengan kebaikan (Islam), apakah setelah kebaikan (Islam) ini akan muncul suatu kejelekan kembali? Kemudian Rasulullah saw menjawab : ya, ada.

Lanjutkan membaca

Tanda-Tanda Husnul Khatimah

Setiap yang bernyawa pasti akan tiba ajalnya (QS Ali-Imran [3]:185). Hanya saja waktu dan lokasinya adalah sebuah misteri. Manusia tidak dapat mengetahui dan menetapkan jadwal kematian, karena ini adalah rencana dari Allah SWT.
Kematian pula bukanlah kejadian biasa, tapi ia adalah peristiwa besar yang menyakitkan yang ditandai dengan terputusnya hubungan antara roh dan jasad, perubahan situasi dan adanya peralihan dari suatu alam ke alam lain.
Kematian berlaku dengan fenomena yang beraneka ragam, secara umum dapat dibagi kepada dua keadaan. Pertama, meninggal dunia dalam keadaan husnul khatimah (akhir hayat yang bagus).
Dan kedua, meninggal dunia dalam keadaan suul khatimah (akhir hayat yang buruk). Keadaan yang pertama menunjukkan suatu gambaran, bahwa nasib yang akan dialami oleh si mayat setelah kematiannya akan bahagia.
Sebaliknya, keadaan yang kedua menggambarkan keburukan yang bakal dialaminya. Bagi orang yang meninggal dalam keadaan husnul khatimah, mempunyai tanda-tanda tertentu yang sepatutnya diketahui oleh setiap individu, terutama kalangan umat Islam.

Lanjutkan membaca

Memahami Jumatan Bagi Perempuan

Oleh: Lina Kushidayati SHI MA

Dosen STAIN Kudus, alumni Leiden University Belanda

Perintah jumatan bersamaan dengan salat lima waktu ketika Nabi SAW masih di Makkah (belum hijrah), sehingga tak dilaksanakan karena terancam kafir Quraisy. Jumatan perdana oleh Nabi ketika hijrah ke Madinah. Hijrah pada Senin, 12 Rabiul Awal 1 Hijriyah/23 September 622 M, Nabi masuk Desa Quba wilayah Madinah didampingi Abu Bakar.
Nabi singgah di rumah lelaki tua, Kultsum bin Hadm selama 4 hari (Senin-Kamis), Abu Bakar singgah di rumah Khubaib bin Yasaf atau Kharijah bin Zaid di Desa Sunh wilayah Madinah. Dua hari kemudian, Ali bin Abi Thalib tiba di rumah Kultsum bergabung dengan Nabi, sebelumnya tidur di tempat tidur nabi ketika nabi hijrah.
Saran ‘Ammar bin Yasir, Nabi membangun masjid di Quba diberi nama Masjid Quba, masjid pertama dibangun nabi. Jumat 16 Rabiul Awal/27 September 622 M nabi dan para sahabat meninggalkan Quba menuju Kota Yatsrib (Madinah). Siang hari di tengah perjalanan, nabi berhenti di Lembah Ranuna, perkampungan Bani Salim bin ‘Auf dari Suku Khazraj di sekitar Desa Quba dan berjumatan pertama kali dan khatibnya nabi.
Sejarawan ada yang berpendapat jumatan pertama kali tak dipimpin Nabi tapi As’ad bin Zurarah di Naqi’ul Khadhamat, dengan dasar As’ad mendengar perintah jumatan ketika nabi masih di Makkah (sebelum hijrah ke Madinah).
Dua Azan dan Jumlah Jamaah Jumatan
Azan jumatan ada 2 model, sekali atau 2 kali. Azan pertama sebelum khatib di mimbar khutbah, adzan kedua setelah khatib di mimbar. Dua adzan sejak Khalifah Utsman bin Affan karena jamaah makin banyak, azan dua kali agar muslim mendengar jumatan dan azan sekali semasa nabi. Keduanya benar dan tak perlu saling menyalahkan dan merasa benar.
Jumlah jamaah jumatan, terdapat ragam pendapat. Mazhab Syafi’i dan Hanbali, minimal 40 lelaki mengacu jumatan pertama kali nabi di Baqi Madinah, kedudukan jamaah ada sejak awal hingga akhir. Bila saat khutbah kurang 40 jamaah, dilaksanakan salat dzuhur 4 rakaat, ke-40 jamaah harus sudah balik, bukan anak.

Lanjutkan membaca

Dinasti Turki Utsmani dan Pelajaran Toleransi

Oleh: Dr. Moh. Rosyid

Warga Paguyuban Sedulur Lintas Agama dan Keyakinan Kudus, dosen STAIN Kudus

Kepemimpinan negara dalam Islam pasca-wafatnya Nabi SAW (632 M) diteruskan oleh 4 sahabat Nabi (Khulafa al-Rasyidin): Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib (632-672 M). Selanjutnya pemimpin negara oleh Dinasti/Kerajaan Bani Umayyah (661-750 M) dan Bani Abbasiyah (750-1858 M) di teritorial Arab.
Dalam sejarah Islam, dikenal kekuatan kerajaan Islam pasca-Abbasiyah yang membentuk imperium: Turki Utsmani (abad ke-13-20 M/1281-1924) di Istanbul Turki Asia Tengah, Safawi (1501-1736) di Iran, dan Mughal (1526-1858) di India, yang paling megah Turki Utsmani. Etnis Turki Utsmani campuran suku di Iran dari Mongolia yang melakukan perjalanan ke Asia Kecil berangsur-angsur menggeser posisi Bani Seljuk. Etnis Turki dari kabilah Oghuz mendiami Mongol dan daerah utara China. Selama 3 abad migrasi ke Turkistan, Persia, dan Irak. Masuk Islam ketika di Asia Tengah abad ke-9.
Akibat serangan Mongol abad ke-13 mereka eksodus ke daerah barat di dataran tinggi Asia Kecil bergabung dengan Turki Seljuk. Kata Utsmaniyah (uthmaniyah, uthamanli, dalam bahasa Inggris: Ottoman) diambil dari nama penggagas yakni Usman bin Erthogrul (Erthogril) bin Sulaiman Shah dari Suku Qayi/Qayigh keturunan Oghus. Kata ”Utsmani” sebagai lambang menyatukan kerajaan Islam di perkampungan Mahan, Asia Kecil.
Sulaiman wafat sebelum tiba di Anatolia diganti sang anak Ertoghrul yang melanjutkan perjalanan ke Anatolia saat dipimpin Bani Seljuk dari Turki. Kedatangan Ertoghrul disambut baik untuk membantu tentara Seljuk dipimpin Sultan Ala’ al-Din (Saladin). Seljuk dihancurkan Mongol sehingga peluang bagi Turki Utsmani ambil alih penguasa di Anatoli. Kekuasaan Turki Utsmani: negara Balkan (Yugoslavia, Albania, Yunani, Bulgaria, Serbia, dan sebagian Rumani) dan Arab (Suriah, Libanon, Yordania, Palestina, Irak, Kuwait, Mesir, Libya, Tunisia, Aljazair, dan Semenanjung Arab). Prestasi Turki Utsmani taklukkan Konstantinopel (ibu kota Kaisar Byzantium dipimpin Sultan Muhammad al-Fatih) di Marmara (Eropa) berbatasan dengan Asia (pintu gerbang dua benua). Istanbul di antara Selat Bosporus, Laut Marmara, dan Tanjung Emas (Golden Horn). Istanbul dibangun suku Negaria pada 650 SM. Pada 330 M Kaisar Konstantin I mengganti nama Roma Nova, lalu Konstantinopel, pada 1922 berganti Istanbul.

Praktik Toleransi Ottoman Empire
Mayoritas penduduk Turki Utsmani muslim, minoritas Kristen Yunani dan Armenia di Balkan dan Yahudi di Timur Tengah dan Afrika Utara. Kelompok minoritas diberi status dzimmi (non-Islam) yang dilindungi (millet). Millet dari bahasa Arab millah; komunitas agama tertentu. Sistem millet berlaku sejak Sultan Utsman I (1299 M) diberi hak privasi tanpa intervensi negara. Tiap pemeluk agama menetapkan hukum agama/adat dengan pengadilan otonom millet (kawin, waris, pidana). Hukum negara hanya hukum keluarga dan UU kepemilikan, di wilayah publik mendapat pembatasan, misalnya larangan perempuan mengendarai kuda. Menjelang abad ke-14 M, wilayah Ottoman ada 3 millet, Kristen Ortodoks Yunani, Yahudi, dan Kristen Ortodoks Armenia-Suriah. Kelompok etnis Turki, Kurdi, Bosnia, dan Arab kategori millet Islam.
Mengapa Turki Utsmani toleran antaragama? Pertama, pola pikir pemimpin yang menyadari bahwa beragama adalah wilayah batin pemeluk agama sehingga tak fanatis dalam menyikapi beda agama, tak merasa paling benar sendiri. Hal ini sebagaimana pesan Al-hujurat:11 ”Hai kaum yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, boleh jadi yang diolok-olok lebih baik daripada yang mengolok-olok”. Kedua, perbedaan suku, agama, ras, dan golongan (SARA) merupakan skenario Tuhan sehingga kita tak memaksakan diri pada pihak lain untuk sama dengan kita. Sebagaimana pesan surat al-Hajj:40 ”sekiranya Allah tak memberi kemampuan kepada manusia untuk mempertahankan dirinya terhadap satu sama lain, maka semua biara, gereja, sinagog, dan masjid pasti akan hancur berantakan. Di dalamnya nama Allah disebut. Sungguh Allah menolong siapa yang menolongnya.

Lanjutkan membaca

Jalan Blora-Randublatung Mulai Diperbaiki

 

BLORA – Jalan Blora-Randublatung yang rusak dan banyak lubang jalannya, mulai diperbaiki, kemarin. Upaya yang dilakukan  Dinas Pekerjaan Umum Blora yakni, dengan menambal lubang-lubang jalan itu dengan aspal. Dengan cara itu, diharapkan lubang jalan yang kerap merepotkan pengguna jalan karena mengancam keselamatan mereka, bisa dikurangi.

 

”Untuk sementara memang perbaikannya dengan menutup lubang jalan dengan aspal baru. Kalau nanti hujan sudah tidak turun lagi, akan difokuskan pada perbaikan secara menyeluruh agar bisa tahan lama,” kata pengawas perbaikan Jalan Blora-Randublatung Suparmo.

 

Menurutnya, dengan menambal lubang jalan menggunakan aspal yang kualitasnya sama dengan aspal sebelumnya, bisa mencegah aspal di sisi lainnya tidak rusak. Aspal yang baru, nantinya akan menyatu dengan aspal yang lama.

Lanjutkan membaca

Kepala Dinas ESDM Ditahan

REMBANG – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rembang, I Wayan Eka Putra, memenuhi janjinya menahan
Kejaksaan Negeri (Kejari ) Rembang, akhirnya menahan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) setempat, Agus Supriyanto, Kamis (30/1) sekitar pukul 12.00. Tersangka kasus dugaan korupsi dana Progam Peningkatan Infrastruktur Daerah (PPID) 2011 tersebut resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Rembang.
Sebelum ditahan, tersangka kasus dugaan korupsi  dengan kerugian negara sekitar Rp 1,52 miliar itu, sempat menjalani tes kesehatan. Setelah dinyatakan sehat, dengan mengenakan pakaian berwarna hitam motif bergaris, tersangka berjalan kaki masuk ke dalam tahanan dikawal petugas Kejari Rembang, serta didampingi langsung oleh penasehat hukumnya, Budi Darmawan.

Lanjutkan membaca

Puting Beliung Terjang Dukuh Gilis

PATI – Angin puting beliung menerjang Dukuh Gilis, Desa Sugiharto, Kecamatan Pati, sekitar pukul 11.30. Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya lima rumah mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa ataupun luka, karena saat kejadian kondisi rumah kosong ditinggal para penghuni, yang mengungsi di posko bencana.
Para pemilik rumah yang menjadi korban puting beliung, tidak menyangka tempat tinggalnya akan tertimpa musibah secara beruntun. Sebab, banjir yang merendam rumahnya sejak dua pekan terakhir belum surut, kini atap dan dinding rumah jebol akibat tersapu angin kencang.
Salah seorang warga RT 01/03 Dukuh Gilis Musriyanto (43), mengaku kaget saat terdengar suara gemuruh angin kencang dan dalam hitungan detik menyapu atap rumahnya hinggaporak-poranda. Bahkan, tembok rumah tetangganya di RT 05/01 jebol diterjang puting beliung.

Lanjutkan membaca

Kerugian Bencana Capai Rp 82,39 M

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara menaksir jumlah kerugian akibat bencana baik banjir maupun tanah longsor, yang terjadi sejak awal Januari mencapai Rp Rp.82,39 miliar. Sementara alokasi dana APBD setempat hanya ada Rp 2 miliar.
”Taksiran kerugian itu, berdasarkan hasil inventarisasi bencana serta dampak yang ditimbulkan. Jumlah ini belum termasuk hilangnya produktivitas masyarakat, sejak terjadi bencana banjir yang diperkirakan mencapai Rp 33 miliar per hari,” kata Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Kamis (30/1).
 Ia menyebutkan, kerugian itu terdiri dari kerusakan  infrastruktur meliputi jalan, jembatan,  dan tanggul sebesar Rp 20 miliar, rumah dan permukiman Rp 18,3 miliar, sarana dan prasarana pendidikan Rp 6,25 miliar, gagal tanam padi seluas 7.484 hektare atau senilai Rp 34,7 miliar, serta kerusakan sarana kesehatan Rp 82, 39 miliar.

Lanjutkan membaca

Kampus Harus Kawal APBD

 

KOTA SALATIGA – Kampus harus bisa memberi peran perubahan dan pusat transformasi sosial. Termasuk juga, upaya mengawal kebijakan pemerintah setempat, utamanya pembahasan dan penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas pada Seminar Nasional Korupsi, di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Rabu-Kamis, 29-30 Januari 2014.

 

”Sejak penyusunan dan pembelanjaan yang tidak jelas perspektif keberpihakannya, bisa jadi masalah di kemudian hari. Yaitu, terjadinya penyusunan anggaran yang tidak transparan dan korupsi secara sistemik,” ujarnya.

 

Dengan peran kampus yang membawa perubahan sosial dan mengawal kebijakan pemerintahan, tambah Busyro, maka kampus bisa mengawal APBD yang disusun berdasar penelitian mendasar. Sebab, kampus bisa bermain di sektor penelitian dan melibatkan masyarakat sebagai bahan responden.

Lanjutkan membaca

Jalur Utama Kendal-Ngampel Terancam Putus

KENDAL – Jalur utama yang menghubungkan Kota Kendal dengan Kecamatan Ngampel terancam putus. Pasalnya, jalan sepanjang 30 meter, tepatnya di Kelurahan Sukodono longsor akibat tergerus Sungai Kendal. Akibatnya, badan jalan hanya menyisakan separuh saja. Jika tidak segera ditangani, maka longsoran jalan akan semakin melebar.
Guna mengantisipasi agar longsor tidak melebar, puluhan warga bersama TNI, Linmas, dan Polri melakukan perbaikan darurat. Mereka memasang ratusan kantung berisi pasir di pinggir jalan yang longsor.
”Setelah mendapat laporan dari warga, kami segera berkoordinasi dengan Bina Marga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal. Sehingga, jalan yang longsor itu tidak membahayakan warga,” kata Camat Kendal Sumaryatmo.

Lanjutkan membaca

Sungai Kendal Dipenuhi Sampah

KENDAL – Mesikipun banjir yang menggenangi sejumlah wilayah Kendal beberapa hari sudah surut, namun tetap memberi dampak buruk pada Sungai Kendal yang berada di Pantura Jalan Soekarno Hatta. Terlihat banyaknya tumpukan sampah yang menggenangi sungai Kendal seakan tak ada upaya dari warga ataupun petugas dinas terkait untuk sigap dalam membersihkan tumpukan sampah yang menghambat aliran air sungai.
Padahal, sungai Kendal sering meluap hingga masuk ke pemukiman warga dan kerap menggenangi kantor pemerintahan. Berdasarkan pantuan Koran Muria, Kamis (30/1) sungai Kendal sering meluap banjir yang beberapa hari di wilayah Kendal.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Ciptaru) Kabupaten Kendal Nur Fauzi mengatakan, meskipun kebersihan kota di bawah naungannya, pihaknya hanya bertugas melakukan kebersihan sampah di wilayah darat, bukan sungai.

Lanjutkan membaca