Branding Caleg yang Dipasang Pada Mobil Sulit Ditindak

PATI-Maraknya pemasangan stiker full block di mobil pribadi, mendapat tanggapan serius dari KPU Kabupaten Pati. Sebab, hal itu sudah dianggap memenuhi kriteria pelanggaran dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK).
Meski demikian, KPU mengaku kesulitan dalam menindak dan menertibkan branding caleg yang dipasang secara penuh di mobil. Komisioner KPU Pati Umi Nadliroh mengatakan, banyak kendala yang harus dihadapi dalam penertibannya.
Karena selain tidak diam di satu tempat, mobilitas kendaraan pribadi tersebut juga tidak bisa diprediksi. Ini diperparah dengan kurangnya kesadaran dari para caleg, dalam melakukan pemasangan alat kampanye.

”Hingga saat ini, kami memang belum bisa mengambil tindakan tegas terkait pelanggaran pemasangan APK tersebut. Tapi, secepatnya kami akan mengambil tindakan tegas untuk mengkaji sanksi dari pelanggaran tersebut. Sebelum itu, tentu kami akan terus mencatat dan sebatas mengimbau kepada semua caleg agar tidak melanggar aturan pemasangan APK,” katanya, kemarin.
  Ia mengatakan, pemasangan branding cara penuh di mobil melanggar aturan pemilu dan lalu lintas. Ia menjelaskan, dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2013, pemasangan APK dibolehkan pada zonasi yang sudah ditentukan. Selain itu, branding yang terpasang di mobil kendaraan umum ataupun pribadi yang diperbolehkan hanya sebagian saja.
”Untuk pemasangan full block yang kebanyakan terpasang di mobil pribadi, kami sudah sepakat tindakan tersebut sudah melanggar PKPU No 15. Sebab, dalam PKPU tersebut sudah dijelaskan dengan detil bahwa branding mobil tidak diperbolehkan karena menutup warna asli dan seluruh bodi mobil,” ujarnya.
Menurut dia, saat ini pihaknya tengah mengkaji tindakan yang akan dilakukan bersama Satlantas Polres Pati. Karena pihak yang berwenang untuk melakukan penertiban adalah polisi.
SYAMSUL FALAK/ALI MUNTOHA