Ujicoba Kartu BBM Nelayan di 13 Daerah

KOTA SEMARANG-Pemprov Jateng akan segera mengujicoba Kartu BBM Nelayan di 13 daerah di provinsi ini. Kartu itu dapat digunakan nelayan sebagai jaminan untuk mendapatkan solar, bagi nelayan pemilik kapal.
Diberitakan Antara, 13 titik yang akan menjadi tempat uji coba kartu itu tersebar di sepanjang pantai utara Jawa (Pantura). Di antaranya Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Rembang, Demak, dan Pati.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng Lalu Muhammad Syafriadi mengatakan, sesuai dengan salah satu Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, para nelayan berhak mendapatkan solar sebanyak 25 kiloliter per bulan untuk melaut.
Menurut dia, kartu BBM untuk nelayan berbeda dengan kartu nelayan yang hingga kini juga belum diterapkan oleh Pemprov Jateng. ”Kartu BBM hanya untuk nelayan yang memiliki kapal atau pemilik kapal,” katanya, kemarin.
Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng jumlah pemilik kapal di provinsi ini sebanyak 158.899 orang. Sedangkan kartu nelayan untuk seluruh nelayan yang jumlahnya mencapai 300 ribu nelayan.

Pada saat uji coba penerapan kartu BBM untuk nelayan, kata dia, akan dipasang alat di ruang kerja Gubernur Jateng. Hal ini untuk mengecek berapa jumlah solar yang telah disalurkan tiap hari.
”Dengan sistem online tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah kebocoran BBM bersubsidi dan memastikan nelayan mendapatkan solar sesuai kebutuhan,” katanya.
Kendati menyatakan akan segera melakukan uji coba kartu BBM untuk nelayan, Lalu mengaku belum dapat memastikan waktu pelaksanaannya. Hingga saat ini menurut dia, jumlah nelayan masih dalam pendataan.
Sementara itu, Ketua HNSI Jateng Joemali mengungkapkan permasalahan yang sering dikeluhkan para nelayan adalah tidak meratanya distribusi BBM jenis solar.
”Stok solar yang disediakan pemerintah selalu lebih rendah dibandingkan dengan kebutuhan nelayan sehingga menimbulkan kelangkaan BBM,” ujarnya.
ALI MUNTOHA